Cara Instalasi JOOMLA

Posted by Unknown Minggu, 04 Desember 2011 0 comments
INSTALASI JOOMLA
sebelum kita memulai untuk istalasi joomla,ada beberapa perangkat yang harus di istall terlebih
dahulu, diantaranya ;

1. Web server.
Joomla adalah aplikasi yang di buat menggunakan bahasa server side, yaitu php, maka kita
membutuhkan aplikasi server untuk menjalankan joomla. Server yang sangat umum di gunakan
adalah Apache, hal ini di karenakan Apache terkenal dengan kestailbilanya, juga katena Apache
ber lisiensi geratis. Jadi dapat di pakai siapa saja. Apache web server dapat di dapatkan di
www.apache.org

2. Php
Adalah bahasa pemrograman yang di buat berdasarkan bahasa c. php adalah bahasa
pemrograman yang paling serig di gunakan dalam pemrograman web.

3. Data Base MySql
Program joomla menggunakan mysqk sebagai sistem manajemen databasenya. Sehingga
software ini harus terinstall terlebih dahulu sebelum mengistall joomla.
Menginstall satu per satu software di atas mungkin bisa di lakukan, tetapi user pemula akan
mengalami kesulitan dalam mengkonfigurasi karena yang di konfigurasi tida sedikit, dan membutuhkan
sedikit keetelitian.
Oleh karena itu di sediakan paket paket software tersebut pada windows, sehinga user hanya
perlu mengstall satu software, sudah akan terinstall satu we server lengkap dengan database dan bahasa
pemrogramannya tanpa perlu mengkonfigurasi ulang. Contoh dari aplikasi ini adalah : XAMPP, atau
WAMP.

INSTALASI JOOMLA PADA WEB SERVER.

Sebenarnya instalasi joomla dapat dilakukan dengan 2 cara. Pertama apabila anda berniat
mempublish website anda tersebut, silahkan mencari website dengan fasilitas fantastico (penulis
menggunakan 000webhost.com), dengan fitur tersebut maka kita dapat menginstall joomla secara
otomatis. Tanpa harus upload secara keseluruhan, instalasi model ini mempunyai keuntungan, intalasi
menjadi lebih cepat tanpa harus upload semua file, akakn tetapi dalam pengmbangan menjadi lebih
lambat karena semua di lakukan di web sever yang letaknya jauh dan bandwith yang terbatas.
Cara yang ke dua adalah menginstall webserver dan segala yang diperlukan di komputer pribadi
(bukan server). Lalu situs di kembangkan di komputer pribadi. Setelah selesai dalam pengembangan
situs dapat di upload semua dan mengexport database yang ada pada web server yang kita hosting.
Cara ini lebih cepat dalam pengambangan(biasanya dalam pengambangan kita mencoba coba modul
dan komponen dulu) karena kita di sini kita menakses komputer sendiri(localhost), maka tidak
membutuhkan waktuyang banyak untuk administrasi situs. Bandingkan apabila web server kita berada
di amerika. Dalam pengambangan akan banyak memakan waktu yang terbuang karenanya.
Jika anda menginstall web server apache, maka website yang anda buat harus di letakan secara
default di folder htdocs di bawah direktori xampp, jika tidak di sana maka website kita tidak bisa di
akses melalui web browser(jika belum di config ulang).

Cara instalsi Joomla:
1. silahkan download Core joomla(di sini kita menggukan joomla 1.0.7) dari situsnya
www.jommla.org
2. Pastikan webserver anda aktif beserta Mysqlnya (dalam exampp terdapat pada menu
All-program – ApacheAndFriend- Xampp Control panel)
3. Buat direktori di bawah folder htdocs bernama apa saja. Nama folder ini akan menjadi
url situs anda nantinya(di sini sebagai contoh saya membuat folder bernama komaku).
4. Lalu Unrar Core joomla yang telah di download tadi ke folder yang telah kita buat tadi.
5. Setelah selesai proses unrar, sekarang kita berlanjut ke instalasi lewat Browser. Buka
browser. Lalu ketikkan http://localhost/[nama_folder_yang_di_buat]/
6. lalu anda akan mendapati halaman web seperti ini.






7. Di sini joomla akan mengecek apakah parameter parameter tertentu pada joomla sudah
terkondisikan atau belum, pada instalasi local di komputer sendiri, biasanya tidak terjadi
masalah, tapi pada intalasi di web server, biasanya admin mengubah direktory menjadi
unwriteble, jika ditemukan demikian, silahkan menghubungi admin untuk me-chmod
direktory menjadi 777(writeble), jika semuanya sudah oke, silahkan klik next

8. selanjutnya Akan muncul jedela lisience. Silahkan di baca. Jika sudah klik next

9. selanjutnya anda akan menemui jendela seperti ini :


10. Ini adalah sesi paling penting di mana anda di minta mamberikan informasi mengenai
database. Silahkan mengisi hostname dengan “localhost” Sql user name dengan '”root”
password dikosongkan saja., dan database name dengan nama database anda di sini saya
mengisikan “komadb”. Untuk MySql table prefik silahkan di isi apa adanya atau bisa di
ganti untuk alasan keamanan.Sebagai catatan user dan password di sini hanya berlaku
jika anda menginstall pada komputer loka;. Jika anda mengistall di web server biasanya
anda akan mendapat username, password dan nama database sendiri. Jika sudah
silahkan klik next

11. oke setelah selesai maka anda dapat mengisi nama situs anda di sini. (akan di buat
sebagai title situs)



12. di sini anda akan menemukan konfigurasi tentang joomla, yaitu live situs, path di mana
file joomla di letakan dan password administrator. Silahkan di isi. Di harap untuk
mengingat ingat password karena password terenkripsi, sehingga jika lupa, tidak akan
bisa di kembalikan lagi.





13. Oke sudah selesai proses instalasi nya.selanjutnya akan ditampikan nama admin dan
passwordnya. Jika perlu simpan halaman ini agar tidak lupa. Silahkan menghapus
direktori instalasi yang ada pada folder joomla tadi.
 

14. Jika sudah di hapus maka situs sudah dapat di akses. Dengan mengetikan url
http://localhost/[nama_folder_anda]/



Demikian instalasi Joomla, sangat mudah dan simple kan, untuk membuat situs seperti ini, kita bahkan
tidak perlu memahami bahas pemrograman apapun.

Selengkapnya

Tentang Joomla

Posted by Unknown Sabtu, 03 Desember 2011 0 comments
Sekilas Tentang jommla!
Jommla adalah Sebuah content menegement system yang dapat digunakan oleh siapa saja yang
igin menggunakanya.Content management System adalah program yang di buat mengunakan bahasa
pemrograman web untuk memudahkan user mengelola content tanpa harus menguasai bahasa bahasa
perograman.Saat ini selain Jommla terdapat beberapa cms lain seperti mambo, phpnuku, phpFusion,
dan lain lain.
Jommla adalah cms yang sangat sering menjadi pilihan user karena sifatnya yang fleksibel dan
mudah untuk dioperasikan. Jommla menawarkan kemudahan dalam pengelolaan dan pengoperasian
dengan hasil yang profesional. Oleh karena itu Joomla mempunyai prinsip :Fleksible, Simple,
Elegant,Costumizable, And Powerfull.
Joomla sebenarnya adalah farian dari mambo yang sampai saat ini masih beredar.Pengembang
Mambo Cms yang bukan open source dan Pengembang Mambo Opensource sedikit berselisih paham
menegenai lisience maka Mambo open source memisahkan diri dari project Mambo. Dan akirnya
berganti nama menjadi Joomla!. Dengan fersi 1.0.1. setelah itu jommla terus mengambangkan diri
hingga sekarang sudah menjadi versi 1.5.x.
Struktur File dan direktori penting yang ada di joomla
Struktur File yang perlu di ketahui.
Dalam joomla terdapat ratusan file file yang mendukung operasi dari joomla itu sendiri,
tetapi ada beberapa file file penting yang perlu dikrtahui agar pengoperasian Jommla dapat lebih mudah
File file itu diantaranya:
· Index.php
Adalah file yang akan pertama kali di load dalam Jommla. Ketika kita mengetikkan Url utama
(misal koma.amikom.ac.id). File index ini adaah file kosong apabila anda buka dengan notepad
atau text editor lain. Hal ini dikarenkan untuk alasan keamanan maka file index ini akakn
otomatis terisi oleh dile file file pendukung yang lain.
· Configuration.php
Adalah file yang menyimpan configurasi mengenai joomla dan situs. Hal hal yang di simpan
adalah seperti nama database, nama situs, password database, user database, dan lain lain. File
ini dapat diconfigurasi pada menu global configuration pada main panel Admin Jommla.
· MaiBody.php
adalh file yang menunjukan apa yang menyimpan cara berita di terbitkan.
Stuktur Direktori
· Administrator
Adalah direktori di mana file file administrator disimpan
· Chace
Adalah direktori yang digunakan untuk menyimpan file file sementara yang digunakan di
jooml, letak dari file ini dapat diatur pada configuration.php untuk alasan keamanan.
· Component
Adalah Direktori yang digunakan untuk menyimpan file file component yang terintal pada
jommla kita.
· Editor
Adalah direktory yang digunakan untuk menyimpan html editor yang digunakn untuk mengisi
content.
· Help
Adalah direktori penyimpan file file Help
· Images
Adalah Direktori yang berfungsi menyimpan gambar dan file file multimedia. Direktori ini
dapat di configurasi pada admin panel pada media manager.
· Includes
Adalah Direktori yang dignakan untuk menuyimpan file Core dari Jommla yang dibtuhkan
untuk pengoperasian dasar program.
· Instalation
Adalah Direktori yang menyimpan file file configurasi pada saat instalasi. Direktori ini harus di
hapus saat sudah selesai dalam proses instalasi
· Language
Adalah Direktori yang meyimpan File bahasa yang digukan pada Joomla.
· Mambots
adalah direktory yang menyimpan file file tambaha pada joomla,
· Media
Sebuah derektori yang digunakan sebagai tujuan untuk upload pada joomla
· Modules
Tempat menyimpan modul yang sudah terinstall pada joomla
· Tempelate
Adalah direktori yang digunakan untuk menyimpan file file template joomla
Istilah yang sering di gunakan pada joomla
· Module
adalah bagian bagian dari joomla yang menjadi interface pada joomla. Modul ini yang akan di
letakakan pada posisi -posisi tertentu pada joomla. Modul tidak mempunyai file konfigurasi
sendiri. Modul modul ini dapat di tambahkan melalui install manager.
· Component
Adalah fitur fitur situs yang terdapat pada joomla. Seperti halnya modul, compoenent juga dapat
ditambahkan sendiri melalui install manager. Tidak seperti modul , component mempunyai file
configurasi pada admin panel. Contoh component : Galery, Download, Forum Dll
· Mambot
Adalah file tambahan pada file core joomla. Mambot tidak memberikan ampilan apapun, hanya
efeknya dapat dirasakan oleh pengguna. Seumpama, mambot untuk emeinkan video pada
content.
· Template
Salah satu kelebihan dari joomla adalah temlate nya yang sangat banyak dan beragam. Sehingga
dapat memunculkan website yang unik. Temlate adalah file file yang mengatur bagaimana
halaman joomla akan ditampilkan.

Selengkapnya

Tentang CMS (Content Management System )

Posted by Unknown Kamis, 01 Desember 2011 0 comments
Apa itu CMS ?

•CMS adalah software yang digunakan untukmembuat, mengubah danmempublikasikan content ke dalam sebuah website.
•Fasilitas yang umumnya terdapat dalam CMS sangat banyak, terutama yang berkaitan dengan publikasi isi website, pengaturan halaman, pengubahan isi, pencarian dan lain-lain.
•Sebuah CMS, dapat berbentuk program yang sederhana, atau dapat juga merupakan suatu program kompleks yang terdiri dari berbagai modul-modul sesuai dengan fasilitas yang terdapat didalamnya.

MengapaperluCMS ?
��Karenaparapengelolaataupemilikwebsite yang tidakmahirdalammenggunakankodeHTML dapatmelakukanpembuatan, pengubahandanpublikasicontent terhadapwebsite-nyasendiri.
��CMS menyediakanframework manajemenprosesyang dibutuhkandalampengembanganwebsite yang menghendakipengelolaanyang sering/ dalamfrekuensiyang tinggi.

KeuntunganCMS
•Konsistensidesign website dapatdijaga
•Tidakdiperlukankeahliankhususuntukpengelolaanwebsite
•Content yang dikehendakidapatdipublikasikantanpapengeditanolehoranglain
•Menghematbiayauntukmempekerjakanweb specialist
•Notifikasiotomatiskepadapemilikwebsite jikaadacontent yang sudahkadaluarsa
•Memungkinkankerjasamayang baikantarpengelolasuatuwebsite.
•Mengurangikompleksitasdalampengelolaaninformasikewebsite.

Fasilitas Dasar CMS
  1. Content Authoring, Editing and Management
  2. Workflow, Collaboration, and Security
  3. Publishing
  4. Standards Support
  5. Technical specifications
Content Authoring, Editing
and Management
•Web-based interface
•Content stored and managed in database repository
•XML and XSLT stylesheet templates
•Document upload, drag ‘n drop
•WYSIWYG editing
•Desktop application integration (e.g. Office, Photoshop, Excel, etc…)
•Document comparison and content versioning
•Content preview and staging
•Content re-use in a one or more websites
•Accessibility compliance
•Spell check

Workflow, Collaboration,
and Security
10
•Workflow management
•User and group permissions
•Document check-in/check-out
•Authentication (Active Directory, LDAP, ect…)
•Rollback
•Full content search
•Scheduled backup of all site content (including documents and images)
•Archiving
•Change tracking and auditing
•Metadata management (content categorization)
•IM, email, forums, notification, approval process
•Task management

Publishing
•Scheduled and manual publishing
•Multi-site publishing
•Publish to external database
•Friendly URLs
•Printer friendly pages
•Native content syndication (RSS, NewsML, etc…)

StandarsSupport
•Section 508-A compliance
•Web services support (WSDL, SOAP, ect…)
•Support for common scripting languages (ASP, JSP, PHP, CFM)

Technical Specifications
•Dedicated CMS server (CMS Administrator)
•Dedicated Database server (DB Administrator)
•Dedicated Web Server (Developer)

KolaborasidiCMS
1. Department/Division Project Manager
oBertanggungjawabterhadapwebsite, pemimpinprojek, kontakpersonal terhadapprojek, membuatjadwalpengerjaandll
2. Content Specialist
oMembuat/mengeditcontent, reporter, interviewer, dll.
3. Technical Lead/Web Developer
oCMS Administrator
oDatabase Administrator
oWeb Developer / Designer
•Server/CMS Administrator
•Bertanggungjawabdalaminstall dankonfigurasiCMS (termasukmodule), patch/update, membuataccount penggunaCMS danhak-hak-nya, memantauperformance server danCMS.
•Database Administrator
•Mengeloladanmembuataccount penggunadatabase, backup data, memantauperformaceserver.
•Web Developer / Designer
•Mengelolascripting program CMS, menambahmodule, membuatdesign template baru.


CMS juga dapat memberikan sejumlah manfaat kepada penggunanya yang dapat dijabarkan sebagai berikut:

• Manajemen data
            Ini merupakan fungsi utama dari CMS. Semua data/informasi baik yang telah ditampilkan ataupun belum dapat diorganisasi dan disimpan secara baik. Suatu waktu data/informasi tadi dapat dipergunakan kembali sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, CMS juga mendukung berbagai macam format data, seperti XML, HMTL, PDF, dll., indexing, fungsi pencarian, dan kontrol terhadap revisi yang dilakukan terhadap data/informasi. Untuk menggunakan CMS biasanya pengetahuan tentang bahasa pemograman tidaklah terlalu dibutuhkan, karena semua proses berjalan dengan otomatis (WYSIWYG). Begitupula dengan proses ‘update’, dapat dilakukan dengan cepat sehingga menjamin kemutakhiran informasi yang ditampilkan.

• Mengatur siklus hidup website
Banyak CMS memberikan fasilitas kepada para penggunanya untuk mengelola bagian atau isi mana sajayang akan ditampilkan, masa/waktu penampilan dan lokasi penampilan di website. Tak jarang sebelum ditampilkan, bagian atau isi yang dimaksud terlebih dahulu di-review oleh editor sehingga dijamin kevaliditasannya.

• Mendukung web templating dan standarisasi
Setiap halaman website yang dihasilkan berasal dari template yang telah terlebih dahulu disediakan oleh CMS. Selain dapat menjaga konsistensi dari tampilan secara keseluruhan, para penulis dan editor dapatberkonsentrasi secara penuh dalam melaksanakan tugasnya menyediakan isi website. Bila isi telah tersedia, maka proses publikasi dapat berjalan dengan mudah karena sudah ada template sebelumnya.
Beberapa bagian dari website biasanya telah ditetapkan sedemikian rupa sehingga tidak dapat diubah begitu saja. Hal ini dilakukan untuk memberikan standarisasi kepada seluruh bagian dari website.

• Personalisasi website
Sekali sebuah isi ditempatkan ke dalam CMS, isi tersebut dapat ditampilkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari penggunanya. Terlebih lagi dengan kelebihan CMS yang dapat memisahkan antara desain dan isi, menyebabkan proses personalisasi dapat berjalan dengan mudah.

• Sindikasi
Sindikasi memberikan kemungkinan kepada sebuah website untuk membagi isinya kepada website-website yang lain. Format data yang didukung juga cukup variatif, mulai dari rss, rdf, xml hingga ‘backend scripting’. Sama halnya dengan personalisasi, sindikasi juga dapat dilakukan dengan mudah karena isi dan desain telah dibuat terpisah.

• Akuntabilitas
Oleh karena CMS mendukung alur kerja dan hak akses yang jelas kepada para penggunanya, data/informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Setiap penulis ataupun editor memiliki tugas masing-masing dengan hak akses yang berbeda-beda pula. Dengan demikian setiap perubahan yang terjadi di website dapat ditelusuri dan diperbaiki seperlunya dengan segera. Berikut ini ialah review dari 3 contoh dari layanan CMS yang terbaik:

Selengkapnya
Indri's Blog support |Fun, Sharing With You.